Pages

Labels

Jumat, 13 Desember 2013

TEKNIK PENYUNTIKAN PADA KAMBING

Penyuntikan merupakan salah satu teknik pemberian pengobatan, pemberian vitamin, dan vaksinasi. Penyuntikan memiliki banyak manfaat, meski demikian penyuntikan memiliki potensi merugikan ternak, seperti kesakitan, menimbulkan residu, melukai jaringan, bahkan dapat menyebabkan kelumpuhan (bila salah). Berikut ini merupakan beberapa mengenai tips penyuntikan untuk mencegah kesalahan selama penyuntikan dan memaksimalkan manfaatnya. Gunakan jarum baru, steril, pada setiap hewan, jika menggunakan jarum sama untuk banyak penyuntikan maksimal untuk 10 hewan, gunakan jarum terkecil untuk meminimalisir kerusakan jaringan, pilih kedalaman penyuntikan secara tepat (IM; Intra Muscular, SQ; Subcutan).
Berikut beberapa hal mengenai cara penyuntikan yang tepat beserta tempat penyuntikan:
1. Penyuntikan Intravena adalah penyuntikan melalui pembuluh darah vena yang bertujuan mempercepat reaksi obat melalui sirkulasi darah. Cara penyuntikan dengan pertama pastikan pergerakan ternak telah dikuasai, pastikan tangan kita bersih, gunakan sarung tangan, cari daerah yang terlihat jelas venanya, bersihkan wilayah penyuntikan dengan alcohol 70%, tegangkan kulit dengan ibu jari dan jari telunjuk tangan kiri, tusukkan jarum ke dalam vena dengan lubang jarum menghadap ke atas, jarum dan kulit membentuk sudut 20o.
2. Penyuntikan Intra Muskular (IM) merupakan penyuntikan obat kedalam otot. Lokasi penyuntikan dapat pada daerah paha (vastus lateralis), ventrogluteal (dengan posisi berbaring), dorsogluteal (posisi tengkurap), atau lengan atas (deltoid). Tujuannya agar absorpsi obat lebih cepat.  Cara penyuntikan dengan melakukan penusukan dengan posisi jarum tegak lurus, setelah jarum masuk lakukan aspirasi spuit bila tidak ada darah semprotkan obat secara perlahan-lahan hingga habis, setelah selesai ambil spuit dengan menarik spuit dan tekan daerah penyuntikan dengan kapas alkohol, kemudian spuit yang telah digunakan letakkan tempatnya, bila perlu catat reaksi pemberian, jumlah dosis, dan waktu pemberian. (sebagai Evaluasi kedepan). Cuci tangan. Dan bersihkan alat (bila masih dapat digunakan).
3. Penyuntikan Sub Cutan (SQ) adalah Penyuntikan melalui lapisan bawah kulit. Tempat penyuntikan sub cutan biasanya aspek terluar pada lengan atas dan aspek interior pada paha. Area ini sangat sesuai dan normalnya memiliki sirkulasi darah yang baik. Area lain adalah Abdomen, area scapula pada punggung atas, dan area ventrogluteal atas dan dorsogluteal. Tidak adanya darah mengindikasikan bahwa jarum masuk ke dalam jaringan sub cutan dan tidak masuk pada jaringan otot (intra muscular)  yang kaya pembuluh darah.


Biar tambah jelas silahkan perhatikan gambar berikut ini:

Yo….yo…yo…. Blajar! Blajar! Blajar!, Semangat! Semangat! Semangat!, hidup hanya sekali, kalo nyerah sama idup sekali g ada kesempatan lagi untuk mengulangi.
.::Berbagi Bikin Happy! By Basthomi Izza Ashshofi::.

 

Google+ Badge

Google+ Badge

Google+ Badge

Google+ Followers

Google+ Followers