Pages

Labels

Selasa, 11 Juni 2013

NUTRISI DAN PAKAN SAPI FEEDLOTING ( Penggemukan )

Program penggemukan sapi membutuhkan ransum yang seimbang untuk memasok nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan terutama pertumbuhan daging. Ransum yang umumnya digunakan dengan mengurangi jumlah serat dan menambah pakan biji-bijian/konsentrat pada 15-20 hari awal penggemukan. Umumnya 85 % pakan bijian digunakan, sebagai sumber energi yang utama.
Ketentuan Ternak dan Pakan
Pakan berkualitas tinggi harus konsisten diberikan. Pakan yang diberikan bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pemeliharaan dan dikonversikan ke berat badan misalnya pertumbuhan otot dan penimbunan lemak. Oleh karenanya pakan seharusnya tidak dibatasi/ditekan pemberiannya. Jumlah konsumsi pakan ditunjukkan pada banyaknya bahan kering (BK) yang dikonsumsi. Jumlah yang diberikan setiap hari dihitung dari 3% dari total bobot badan hidup.
Tabel 1. Bobot Badan Hidup dan Konsumsi Pakan






Semakin bertambahnya bobot badan, maka persentase konsumsi BK menurun namun konsumsi pakan harian meningkat. Jumlah total konsumsi pakan selama penggemukan dapat dinilai dengan rumus berikut.
Contoh : berapa banyak pakan yang akan dikonsumsi oleh ternak berbobot 250 kg dengan PBBH yang diharapkan 1,3 kg/ekor/hari selama 90 hari?
Rata-rata liveweight = berat awal + berat menyelesaikan
                                                      2
                                 = 250 + (1,3 x 90 hari + 250)
                                                     2
                                 = 250 + 367
                                           2
                                 = 309 kg
Persentase asupan DM = 2,8% atau 0,028 (dari Tabel 1)
Hari pakan = 90 hari
Oleh karena itu jumlah total pakan yang dikonsumsi sama dengan 309 x 0,028 x 90 atau sekitar 779 kg.
            Persyaratan nutrisi yang dibutuhkan antara lain :
·         Energi : energi yang diperlukan untuk semua aktivitas otot, kehangatan dan jaringan lemak esensial. Energi surplus disimpan sebagai kelebihan lemak. Sumber utama energi dalam ransum penggemukan pada biji. Energi diukur dalam megajoule energi metabolis per kilogram pakan (MJ / kg).
·         Protein : merupakan komponen utama pembentuk jaringan. Protein dinyatakan dalam protein kasar (PK) yang merupakan persentase dari BK. Untuk ternak muda membutuhkan lebih banyak protein daripada ternak dewasa, oleh karenanya selama 28 hari penggemukan dibutuhkan protein berkualitas, dimana 60% protein dari pakan yang diberikan itu adalah protein by pass. Ketika ternak dewasa, non protein nitrogen (NPN) dapat dibentuk ketika kekurangan protein. NPN dibentuk dari urea, namun pemberian melebihi 1 % dapat menyebabkan keracunan.
·         Serat : Serat memperlambat laju perjalanan pakan pikir usus dan memungkinkan mikroba dalam rumen untuk beradaptasi dengan perubahan komposisi diet. Untuk serat dalam final dapat bervariasi dari 50:50 sampai 90:10. Bijian konsentrat dengan persentase tertinggi, namun dapat meningkatkan resiko gangguan pencernaan.
·         Mineral dan vitamin : mineral dan vitamin diperlukan untuk efektifitas pencernaan semua komponen pakan. Pemberiannya dalam pakan hanya sedikit untuk mempertahankan keseimbangan mineral dan vitamin. Misalnya bijian konsentrat yang kaya fosfor, kalsium perlu ditambahkan dalam rasio Ca : P dari 1: 1 hingga 2 : 1.
·         Zat aditif : Rumen pemodifikasi (rumen modifier) sering digunakan dalam ransum untuk meningkatkan konversi pakan dan peningkatan berat badan setiap hari. Produk seperti Rumensin (R) dan Bovitec (R) meningkatkan konversi pakan dengan meningkatkan efisiensi fermentasi rumen, mengubah komposisi mikroba dan meningkatkan produksi asam propionat sehingga lebih banyak energi yang diperoleh dari ransum. Rumen pengubah ditambahkan pada tingkat 100-150 mg/ekor/hari untuk ternak muda lepas sapih atau 200-300 mg / ekor / hari untuk yang ternak dewasa. Campuran dari mineral, vitamin, dan aditif untuk ditambahkan dalam pakan disebut premix. Premix lebih nyaman untuk digunakan dan ditambahkan dalam ransum (mis biji-bijian dan serat) pada tingkat 5-10% berat ransum itu.
Kandungan Gizi Pakan
Kandungan gizi pakan penting untuk memenuhi kebutuhan gizi ternak selama fase penggemukan. Nilai gizi dari setiap pakan berbeda beda, hal ini dapat dikarenakan jenis tanah dan kesuburan tanah tempat pakan tersebut tumbuh, dapat juga disebabkan proses pemeliharaan dan perlakuan selama penanaman. Biji-bijian dengan kandungan energi yang lebih rendah sesuai untuk pakan sapi yang lebih tua dengan bobot badan yang berat, sedangkan biji-bijian dengan kandungan energi yang tinggi sesuai untuk pakan sapi muda dengan bobot badan yang lebih ringan.
Formulasi Ransum
Ransum Komersial
Dalam masalah peluang dalam usaha feedlots, ransum komersial mungkin lebih efisien biaya dari pada ransum buatan sendiri. Ransum komersial sudah diformulasi dan dicampur oleh perusahaan pakan ternak komersial berdasarkan banyaknya yang dibutuhkan peternak dan siap bayar untk penggunaan  segera. Keuntungan yang utama penggunaan ransum komersial adalah peternak memiliki biaya luang yang tidak dibutuhhkan untuk investasi dengan nilai yang banyak dalam kelengkapan manajemen pakan dan tidak membuang waktunya dalam mencampur dan menimbang.
Ransum Buatan sendiri
Ransum buatan sendiri diformulasi dan dicampur dalam peternakan sendiri oleh operator feedlot.  Formulasi ransum membutuhkan keseimbangan nutrisi yang dibutuhkan ternak dengan bahan pakan yang mudah tersedia. Bahan pakan harus dipilih berdasarkan pada nilai nutrisi masing-masing dan harga perkilogram tiap komponen. Langkah-langkah dalam formulasi ransum adalah sebagai berikut:
1.      Pilih bahan pakan yang mudah tersedia sepanjang waktu.
2.      Tentukan nilai energi dan protein dari bahan pakan yang dipilih
3.      Menentukan persentase masing-masing penggunaan bahan pakan dari total ransum dan perhitungan total energi dan protein ransum.
4.      Bandingkan total energi dan protein yang terdapat dalam ransum dengan kebutuhan dari hewan ternak.
5.      Jika ransum yang diformulasi kekurangan jumlah energi atau protein, ulangi penentuan formulasi ransum dengan merubah persentase pemberian dari masing-masing bahan atau dengan memasukkan bahan pakan yang baru.

Tabel 2. Formulasi Pakan
Contoh dari formulasi ransum ditunjukkan pada Tabel 2. Contoh ini berdasarkan hasil ransum untuk steer dengan bobot hidup 300 kg, dengan asumsi penggunaan sorghum yang merupakan bahan yang mudah tersedia. Contoh ransum ini mengandung 77% sorghum, 10% hay, 8% biji kapuk dan 5% premix akan menghasilkan 12,25 MJ/kg energi dan 10,72% protein kasar. Ransum ini akan menyediakan energi yang cukup untuk steers dengan bobot hidup 300 kg tetapi kekurangan untuk proteinnya. Formulasi ransum harus diulangi menggunakan persentase biji kapas yang lebih tinggi dan persentase sorghum yang lebih rendah.
Sebuah cara alternatif yang terbaik untuk formulasi ransum buatan sendiri yang melakukan perhitungan adalah dengan menggunakan program komputer.  Jumlah program sudah mengalami perkembangan terkait dengan nilai nutrisi pakan yang terkadung dan kebutuhan dari hewan ternaknya.
Tidak semua ransum memiliki kecocokan yang sama, baik ransum permulaan maupun ransum akhir. Bisa jadi masih membutuhkan modifikasi setelah periode adaptasi untuk mempersiapkan perubahan kebutuhan hewan dan perubahan ketersediaan bahan pakan.

Sumber :
Bertram, John D. and Mark R. Oliver. 1990. Lot Feeding of Beef Cattle. Technical Bulletin No. 131 ISBN 07245 2553 X. Beef Husbandry Officer, Queensland Department of Primary Industries.
Oleh Kelompok 2 :
Arimbi Aristya                       105050100111053
Yonarti Sipayung                   105050100111094
Hendra Permana                   105050100111158
Akhmad Zainul Arifin           105050101111068
Eka Ratnasari                                    105050113111039
Yudianto                                 105050113111070


FAKULTAS PETERNAKAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2013



Lot Feeding Of Beef Cattle Resume and Presentation BAB I & III

Pendahuluan
a.       Tujuan
Tujuannya adalah untuk memberikan informasi praktis tentang berbagai banyak  aspek pakan sapi. Sementara peluangnya untuk wilayah khusus utara penggembalaan, pakan ternak di produksi secara terus menerus. Banyak informasi yang mungkin juga berguna untuk tujuan komersial.
b.      Manfaat Persediaan Pakan
Manfaat utama persediaan pakan adalah kontrol yang lebih besar dan fleksibilitas dalam produksi dan pemasaran ternak. Beberapa penjelasan lebih spesifik :
1.      Ternak dapat menyesuiakan  ketika pakan rumput kekurangan dalam kualitas dan kuantitas.
2.      Ternak  dapat diproduksi untuk memenuhi persyaratan yang lebih luas dari pasar.
3.      Bahkan  ternak dapat disajikan untuk dijual misalnya. Finisher ekor dalam massa.
4.      Stok dapat dikurangi pada properti selama masa kering tanpa untuk menjual hewan kondisi yangburuk.
5.      Persentase ternak sapi dapat meningkat  dengan jumlah hewan bakalan  ditempatkan dalam sebuah penggemukan.
Pemberian pakan oppertunity adalah pilihan yang fleksibel dalam  penggembala dapat mudah memilih dari suatu program pakan tergantung pada tingkat profitabilitas yang berlaku.
c.       Ikhtisar industri
Feedlot biasanya diklasifikasikan sebagai komersial atau peluang. Sebuah penggemukan komersial dengan satu kali pemberian pakan capancity substansial (Jumlah ternak yang dapat diberikan pakan pada satu waktu) dan pemberian  yang konsisten. Feedlot secara komersial umumnya pakan dan ternak bakalan dihitung sepanjang tahun dan kapasitas konsumsi pakan dimana ternak lebih dari 1.000 ekor. peluang feedlots pakan secara intermiten dan jauh lebih kecil dengan kapasitas pakan yang sesuai.
Industri penggemukan di australia  saat ini ditandai dengan jumlah yang relatif kecil. Tapi waktu demi waktu feedlot komersial dikembangkan dengan kapasitas besar. pada awal tahun 1989 ada 580 AUS-MEAT feedlots terdaftar dengan total kapasitas konsumsi pakan lebih dari 480.000. Sekitar 80-90% dari keseluruhan gudang feedlots, penggemukan secara komersial dan cacatan sekitar 77% dari total total konsumsi. Dari 500 ekor penggemukan, kapasitasnya hanya 50-100 ekor.
Total bakalan  dari grain fed sapi pada tahun 1988 adalah ±  800.000 ekor. sekitar 60% dari produksi ini di arahkan ke pasar domestik 40% diekspor, terutama ke Jepang.
Banyaknya  pakan di wilayah utara umumnya tidak dimanfaatkan. Sejumlah kelompok di  alice springs dan Barkly tabbleland bereksperimen dengan menggunakan persediaan pakan selama musim kering pertengahan tahun 1980-an. Saat ini hanya ada dua feedlots salah satunya terdaftar AUS-MEAT, yang memiliki throughput yang signifikan setiap tahun. feedlots ini cenderung menghasilkan sapi untuk pasar local.
d.      Definisi
Pemberian pakan adalah suatu bentuk intensive yang di berikan pada ternak untuk produksi di mana kelompok ternak ditempatkan pada kandang yang nyaman, dan pakan dengan mutu tinggi/berkualitas terutama bahan kering yang tinggi untuk mendapatkan berat hidup yag optimal.
Lotfeeding dapat digunakan untuk meningkatkan berat badan ternak. Pemeliharaan ini pada umumnya hanya dilakukan pada musim kering/kemarau dan melibatkan pemberian gizi makanan tertentu untuk mempertahankan bobot badan ternak pada waktu tertentu. Manajemen pemberian pakan yang mahal dan ekonomis harus dipertimbangkan sebelum melakukan tindakan ini.
Suatu feedlot mengacu pada fasilitas, area penanganan dan memberi stock pakan. Manajemen kandang meliputi : lingkungan, perawatan, kandang dan pemilihan bakalan, penyortiran, penanganan,persiapan pakan, dan penanganan limbah ternak.
Pakan dapat menjamin kelangsungan penyediaan daging sapi berkualitas tinggi secara konsisten. Pakan sapi potong di berikan dengan baik untuk meningkatkan pangsa pasar domestik dan internasional.



Memilih Bursa, Pemberian Pakan, dan Tempat Makan

Beberapa jenis ternak dipengaruhi oleh beberapa factor salah satunya pemberian pakan. Selain itu factor pasar daging, biaya pakan (kaitannya dengan efisiensi konversi pakan), ketersediaan bursa/stock pemberian pakan. Factor pasar umumnya dipengaruhi oleh jenis kelamin, umur, berat/beban, kondisi tubuh, jenis kedewasaan dan ciri produksi ternak (misalnya. Pertambahan bobot badan perhari). Pemilihan ternak sehat terbebas dari infeksi/peradangan, dll.
a.       Jenis Kelamin
Jenis kelamin pada ternak muda lebih efisien mengubah setiap pakan untuk menjadi bobot badan.Sapi tidak dikirim pada musim panas dan pejantan di pisah karena memiliki sifat agresiv satu sama lain (dengan demikian memperkecil bruising). Sapi muda menjadi target didalam menyusun feedlots karena pembentukan otot daging lebih mudah tercapai dan sapi muda lebih banyak tersedia dibanding sapi dewasa yang sudah produktif karena dapat sesuai kebutuhan pasar luar negeri dan domestik. Suatu masalah sapi muda adalah mudah stress dan mudah terluka atau lecet – lecet selama proses pengangkutan.
b.       Usia
Data usia bernilai bila dikombinasikan dengan data berat badan. Retensi nitrogen lebih efisien pada hewan muda. Namun, hewan muda (terutama yang kurang dari 200-250 kilogram bobot hidup), memiliki pertambahan berat badan yang lebih rendah. Misalnya, penggemukan sekitar usia 13 bulan (190 kg) naik 1,1 kilogram / hari, sementara sapi jantan penggemukan memasuki di sekitar 24 bulan (340 kg) naik 1,6 kg / hari.
AUS – DAGING merupakan komoditi unggul yang memelihara ternak yang memiliki tidak lebih dari 2 gigi seri permanen. Semakin muda binatang maka pertamabahn bobot badan semakin cepat.
Hewan yang sangat muda (8-12 minggu) dapat banyak makan selama masa kering. Pengujian dengan penambahan bahan tertentu dapat pengubah rumen / coccidiostat untuk membantu mencapai tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi dan meminimalkan masalah kesehatan coccidial.


c.       Berat
Sebagaimana ditunjukkan di atas, bobot badan awal dan usia berkaitan erat dengan efisiensi konversi pakan. Lebih rendah bobot badan maka membutuhkan deposisi otot relatif lebih dan tingkat protein sehingga lebih tinggi dalam penggemukannya sebelum memasuki fase penggemukan yang sebenarnya.
Persentase ketebalan lemak meningkat sesuai dengan meningkatnya bobot badan, kemungkinan terkait dengan peningkatan penumpukan lemak (lihat gambar). Namun, apabila persentase menurun setelah mencapai puncaknya sekitar 7-12 mm lemak di p8 maka kelebihan lemak harus dikurangi.
Pertumbuhan kompensasi ditandai dengan pertumbuhan lebih cepat dari rata-rata. Ternak ini juga memiliki nafsu makan yang lebih besar yang dapat dikaitkan dengan kapasitas yang lebih besar dari sistem pencernaan.
d.      Lemak
Kedalaman lemak di p 8 (lihat gambar) situs pantat dari rusuk sebelumnya digunakan antara 12 dan 13 rib. Menunjukkan bahwa cadangan lemak tubuh, jika rendah maka semakin besar potensi untuk meningkatkan intake pakan dan peningkatan efisiensi pemanfaatan pakan. Ternak dengan timbunan lemak yang lebih tinggi ketika memasuki penggemukan sering memerlukan waktu makan lebih pendek. Sapi potong cenderung memiliki lemak subkutan lebih banyak daripada sapi perah.

e.       Kematangan / Ukuran frame
Hewan dikatakan matang ketika mereka mencapai perkembangan skelet akhir (mis. Tulang berhenti tumbuh). Dikatakan berhenti tumbuh apabila menyelesaikan deposisi otot dan mulai menyimpan lemak subkutan. Ukuran frame tulang panggul ternak pada usia tertentu merupakan indikator dari umur. Penggemukan akhir apabila ternak berbingkai besar.
Semakin besar ukuran frame binatang semakin besar potensi untuk meningkatkan keuntungan.
Dengan feedlots diharapkan dapat memproduksi untuk pasar dan lebih besar berbingkai, ternak besar yang confired misalnya kesehatan, kemampuan berjalan kurang dan tingkat pertumbuhan berkurang. Sekitar 30% dari sapi jantan diarahkan ke pasar alternatif setelah penggemukan selama sekitar 100 hari.
f.       Perkembang Biakan
Ternak besar seperti Hereford, Shorthorn, angus dan murray abu-abu perkembang biakan sebelumnya memiliki waktu yang lama dan karena itu mulai mendeposisikan lemak pada bobot yang lebih rendah dan usia muda. Sementara keturunan bos indicus (misalnya Brahman) telah menunjukkan bahwa mereka mencerna lebih banyak protein dan lebih banyak mengkonsumsi bahan kering daripada bos Taurus keturunan (misalnya Herefords dan Shorthorns).
Kemampuan dari ternak persilangan pertama akan meningkatkan kinerja dalam kondisi penggemukan.
g.      Kinerja
Hewan yang memiliki berat badan baik dapat diharapkan untuk mencapai kenaikan berat badan yang baik dalam kondisi penggemukan. Skema Rencana berkembang biak adalah sumber dari jenis informasi. Data yang dikumpulkan di bawah skema ini digunakan untuk menetapkan usia dan daerah otot yang berkaitan dengan bobot badan..
 

Oleh:
 Yoki Dwi Wahyudi               (0910553040)
Bayu Andi Prasetyo              (105050100111093)
Endik                                      (105050100111     )
 Dani Budi Argo                    (105050100111052)
 Iqbalul Khoiri                       (105050113111032)
 Yuliastutiningsih                  (105050113111069)





FAKULTAS PETERNAKAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA

Rabu, 22 Mei 2013

HUKUM JUAL BELI KREDIT


Dalam proses jual beli kredit ada ketentuan yang harus disepakati antara penjual dan pembeli ketika proses jual-beli barang menggunakan system kredit atau kontan. Transaksi ini diperbolehkan, namun dengan syarat dua pilihan harga itu terjadi pada saat proses tawar-menawar. Dan sebelum berpisah sudah ada ketetapan pada salah satu dari dua akad itu. Misalnya: aku menjual mobil ini dengan harga 20 juta jika tunai, atau 25 juta jika dibayar tempo selama setahun. Ketika ketentuan tersebut telah terjadi pada saat proses tawar menawar, dan telah terjadi kesepakatan. Maka harus sudah memilih salah satu dari harga-harga tersebut.
Menyertakan syarat tambahan harga, apabila pembeli tidak bisa menepati tempo pembayaran yang disepakati kedua belah pihak. Misalanya: aku menjual mobil ini dengan harga 25 juta rupiah dengan tempo satu tahun. Apabila kamu tidak dapat melunasinya maka kamu harus membayar denda seratus ribu rupiah setiap bulan, dan seterusnya. Jenis transaksi seperti ini diharamkan. Karena ini sama dengan riba Jahiliyah. Dalam kitabnya Tahdzibus Sunan Ibnul Qayyim menyebutkan sebuah hadist:
“Tidak dihalalkan jual beli dengan syarat salaf. Tidak boleh ada dua syarat dalam jual beli, dan kamu tidak boleh menjual barang yang bukan milikmu.”
Ibnul Qayyim menyebutkan perbedaan pendapat para ulama terhadap maksud dua syarat dalam satu jual beli:
1.                       Sebagian ulama berkata, “Yang dimaksud dua syarat dalam satu jual beli adalah adanya ketentuan harga kontan dan harga kredit dengan satu tempo atau dua tempo. Seperti seorang penjual yang mengatakan, “Aku menjual barang ini kepadamu dengan kontan seharga sekian atau tempo dengan harga sekian.” Atau adanya ketentuan dua harga tempo. Misal: saya menjual mobil ini dengan harga sekian dalam waktu tempo sekian. Atau dengan harga sekian dengan waktu tempo sekian.
2.                       Maksud dua syarat yang dilarang oleh nabi Muhammad SAW adalah syarat pemanfaatan barang, seperti seseorang yang menentukan dua syarat untuk memanfaatkan barang dagangannya. Misal saya menjual mobil ini kepadamu dengan syarat aku boleh menggunakannya selama sebulan.
3.                       Yang dimaksud dua syarat disini adalah penentuan syarat secara mutlak, baik syarat manfaat , syarat maslahat, atau syarat sifat.

SATU-SATUNYA CARA MEMPERBAIKI KEMEROSOTAN KAUM MUSLIMIN


Dunia ini telah dipenuhi oleh kekufuran, kegelapan, kebodohan dan kejahilan lebih dari 1350 tahun yang lalu. Kemudian dalam waktu singkat selama 23 tahun, Nabi Muhammad SAW dapat membawa manusia ke puncak kemajuan yang tiada bandingannya dalam sejarah dunia. Dengan pelita hidayah, perdamaian, serta kejayaan kaum muslimin selama berabad-abad. Namun bagaimanana dengan kondisi umat Islam sekarang?, apakah kekuatan umat Islam hanya sebatas sejarah yang dibangga-banggakan, tanpa ada faedah dan manfaatnya, selama kehidupan orang-orang terdahulu  itu hanya kita simpan dalam kenyataan dan kejadian kita pada saat ini. Jika kita lihat sekarang, kondisi kaum muslimin berada dalam keadaan rendah dan hina. Miskin tanpa memiliki kekuasaan, tanpa kewibawaan, dan tanpa kekuatan. Tidak ada kerjasama, persaudaraan, dan kasih sayang, lebih berpihak pada golongan bukan keimanan.
Musuh-musuh kita sangat bergembira dengan kehinaan kita saat ini. Kelemahan kita diperlihatkan secara terang-terangan dan kita dijadikan sebagai bahan tertawaan. Bahkan generasi muda kita dengan pendidikan gaya baru  berani secara mempermainkan asas-asas keagamaan yang suci dan menentangnya. Hingga mereka menyatakan syariat yang suci ini tidak layak untuk diamalkan, sia-sia belaka.
Kita mengetahui bahwa syariat Islam  adalah suatu tuntunan Ilahi yang sempurna, sebagai kunci sukses kehidupan dunia dan akhirat, serta jaminan di hari kiamat kelak. Oleh sebab itu tidak ada lagi alasan untuk tidak melaksanakan Syariat Islam jika kita ingin meraih kesuksesan di dunia dan Akhirat. Tidak pula alasan untuk menduga kesalahan diri kita sendiri lalu membenarkannya dengan cara kita sendiri. Sehingga sangat penting bagi kita untuk mengetahui kesalahan (Penyakit) ini dalam Al-Quran, dengan berpusat pada petunjuk dan hidayah tersebut. Maka kita kita akan mengetahui cara mengobatinya dengan benar. Apabila Al-Quran dijadikan tuntunan amal atau aturan yang sempurna bagi kita, maka tidak ada alasan lagi bagi kita bahwa Al-Quran akan membawa kita kepada kegagalan. Benarlah janji Sang Pencipta, bahwa Dia akan menjadikan orang-orang yang beriman sebagi Khalifah di muka bumi (Qs. Annur: 55). Allah memberikan kabar gembira bahwa orang-orang mukmin akan selalu menang melawan orang-orang kafir dan tidak ada teman serta penolong bagi orang kafir (Qs. Al-Fath: 22), Bantuan dan pertolongan bagi orang-orang mukmin adalah tanggung jawab Allah (Qs. Arrum; 47), dan orang-orang yang beriman yang nantinya akan selalu menang ( Qs. Al-Munafiqun: 8). Pada dasarnya, dengan sifat keimanan kaum muslimin dapat mengikat Kemuliaan, keberanian, ketinggian, kemenangan, dan kebaikan. Apabila telah tercipta hubungan yang kuat dengan Allah dan Rasulnya, maka semua janji diatas akan terwujud. Sebaliknya (Semoga Allah melindungi), apabila hubungan Allah dan Rasulnya terputus atau melemah. Maka kekurangan, kerugian, dan kehinaan akan didapat (Qs. Al-‘Ashr).
Para pendahulu kita telah mencapai kemuliaan yang sempurna, tetapi kita berada dalam kehinaan dan keburukan. Maka dapat diketahui bahwa keimanan mereka telah mencapai derajat yang sempurna, sedangkan kita jauh dari nikmat yang sangat besar itu.
Rasululah SAW bersabda: “Akan datang suatu zaman bahwa tidak akan tersisa Islam kecuali namanya saja dan tidak pula Al-Quran Kecuali Tulisannya saja.” (Misykat).
Apakah yang menyebabkan ruh Islam keluar, sehingga kita hanya memiliki jasad Islam tanpa ruh?. Apabila kita mengkaji Al-Quran, mengenai keutamaan serta ketinggian umat Muhammad SAW, maka dapat kita ketahui bahwa umat ini digelari sebagai umat terbaik karena memiliki kedudukan yang mulia dan tanggung jawab yang sangat besar. Dalam surat Al-Imron ayat 10 dijelaskan bahwa umat terbaik adalah mereka yang menyeru kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran. Kemudian menunaikan tugas dan tanggung jawab.
Amar ma’ruf nahi mungkar merupakan inti agama, sesuatu yang paling penting. Apabila penyebarannya dihentikan, ilmu dan amalanya ditinggalkan, tentu apa yang telah dibawa Rasul akan sia-sia untuk generasi selanjutnya. Agama akan melemah, sifat bermalas-malasan akan menyebar, kerusakan akan terjadi dalam setiap pekerjaan, akan timbul perpecahan di antara umat manusia  dan Negara. Sehingga akan hancur dan binasa seluruh mahluk.
Tanda-tanda ilmu dan amalnya telah terhapus adalah tiada lagi hakikat keberkahan, sikap menghina dan meremehkan orang lain mengakar di dalam hati. Dan manusia bebas mengikuti hawa nafsu, syahwat hingga melebihi hewan. Sulit didapati orang yang benar dan tidak terpengaruh celaan orang-orang yang mencelanya.
Dengan demikian barang siapa yang berusaha menghilangkan kehancuran ini dan berusaha menghidupkan sunnah Rasulullah SAW, dan ia berdiri memikul beban ini, bangkit untuk mengembannya untuk menghidupkannya maka diantara manusia dialah pemilik kemuliaan dan orang pilihan.
Sumber: Fadhail Qur’an – Maulana Zakariyya Al-Khandahlawi